SINTANG– Sebanyak 56 peserta mengikuti Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Nama Rupabumi Tahun 2026 yang dilaksanakan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mempercepat pencapaian target pendataan objek nama rupabumi yang telah ditetapkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).
Peserta bimtek berasal dari berbagai unsur, mulai dari perangkat desa di Kecamatan Sungai Tebelian, kecamatan, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Mayoritas peserta merupakan surveyor desa yang nantinya akan melakukan pendataan langsung di lapangan.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Sintang, Supriyanto menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut. Para peserta diberikan pemahaman mengenai teknik pengumpulan data hingga penggunaan aplikasi SINAR sebagai sistem pengelolaan data nama rupabumi.
“Pelaksanaan bimtek ini diharapkan mampu meningkatkan persebaran dan jumlah objek nama rupabumi di Kabupaten Sintang, khususnya di Kecamatan Sungai Tebelian,” kata Supriyanto.
Ia menjelaskan, saat ini capaian pendataan nama rupabumi Kabupaten Sintang telah mencapai ribuan objek. Namun jumlah tersebut masih jauh dari target keseluruhan yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Secara keseluruhan, Kabupaten Sintang telah mengumpulkan ribuan objek nama rupabumi, tetapi target yang harus dicapai masih cukup besar sehingga diperlukan kerja sama semua pihak,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Supriyanto juga memaparkan berbagai kategori objek yang masuk dalam pendataan, mulai dari fasilitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan, kawasan permukiman, perdagangan, tempat ibadah hingga objek wisata.
Menurutnya, data nama rupabumi memiliki peran penting dalam mendukung administrasi pemerintahan, pembangunan daerah, hingga pelayanan publik berbasis geospasial.
“Semoga melalui kegiatan ini, target yang telah ditetapkan dapat tercapai dan kualitas data nama rupabumi Kabupaten Sintang semakin baik,” harapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Bappeda, Brida, OPD teknis, serta Camat Sungai Tebelian yang mendukung percepatan pendataan geospasial di wilayah Kabupaten Sintang.
