Rabu, 17 Juni 2026
Daerah

Bupati Sintang Dukung Pembangunan Gereja Baru untuk Umat Katolik Kemantan

SINTANG – Pertumbuhan jumlah umat Katolik di Desa Kemantan, Kecamatan Sepauk, mendorong pembangunan rumah ibadah yang lebih besar dan representatif. Komitmen itu ditandai dengan peletakan batu pertama Gereja Santo Eugenius De Mazenod Stasi Kemantan, Paroki Santo Petrus dan Andreas Sepauk oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Sabtu (13/6/2026).

Pembangunan gereja baru tersebut menjadi langkah penting bagi umat setempat yang selama ini telah memiliki gereja, namun dinilai tidak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan pelayanan seiring bertambahnya jumlah umat.

Dalam sambutannya, Gregorius menilai dimulainya pembangunan gereja merupakan bukti berkembangnya kehidupan iman sekaligus semangat kebersamaan masyarakat Kemantan.

“Umat di sini sebenarnya sudah memiliki gereja. Namun karena jumlah umat terus bertambah, muncul keinginan untuk membangun gereja yang baru dengan ukuran yang lebih besar dan lebih layak. Ini merupakan tanda bahwa kehidupan iman umat semakin berkembang,” ujarnya.

Menurut Gregorius, pembangunan rumah ibadah tidak hanya menjadi tanggung jawab umat, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Meski kondisi keuangan daerah masih terbatas, Pemerintah Kabupaten Sintang, kata dia, tetap berupaya memberikan bantuan sesuai kemampuan yang tersedia.

Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah akan lebih mudah diberikan ketika masyarakat menunjukkan keseriusan dan telah memulai pembangunan secara nyata.

“Yang terpenting adalah adanya inisiatif dan semangat dari umat sendiri. Umat Kemantan sudah menunjukkan hal itu dengan memulai pembangunan ini. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sintang siap memberikan dukungan,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi kekompakan masyarakat dan pemerintah desa yang berhasil menggerakkan pembangunan gereja tersebut. Ia berharap semangat gotong royong terus dipertahankan hingga proses pembangunan selesai.

“Teruslah kompak dan terus berjuang sampai gereja ini selesai dibangun. Saya yakin jika semangat kebersamaan dan kekompakan terus dijaga, apa yang kita mulai hari ini akan dapat diselesaikan dengan baik,” tambahnya.

Peletakan batu pertama itu turut dihadiri Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang Rd. Leonardus Miau, jajaran pastor Paroki Santo Petrus dan Andreas Sepauk, para suster, kepala organisasi perangkat daerah, Camat Sepauk, Kepala Desa Kemantan, tokoh masyarakat, serta umat Katolik Stasi Kemantan.

Keberadaan gereja baru nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat pembinaan iman, tetapi juga ruang pelayanan dan kegiatan sosial bagi masyarakat di wilayah Kemantan dan sekitarnya. (PRD)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *