Jumat, 12 Juni 2026
Daerah

Disambut Ritual Sakral Hopong, Yohanes Rumpak Hadiri Penutupan Monfort Cup XII di Serawai

SINTANG – Kehadiran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, pada acara penutupan Turnamen Monfort Cup XII Tahun 2026 di Kecamatan Serawai mendapat sambutan hangat dan penuh makna budaya dari masyarakat setempat, Sabtu (6/6/2026).

Turnamen yang diselenggarakan oleh Paroki Santo Monfort Serawai tersebut menjadi momentum kebersamaan masyarakat, sekaligus menampilkan kekayaan tradisi lokal yang masih terjaga hingga kini.

Sejak tiba di lokasi kegiatan, Yohanes Rumpak disambut oleh tokoh adat, tokoh agama, panitia, serta masyarakat Kecamatan Serawai. Penyambutan berlangsung khidmat melalui prosesi adat masyarakat Dayak Uud Danum, termasuk pelaksanaan ritual sakral Hopong, sebuah tradisi turun-temurun yang biasa digunakan untuk menyambut tamu kehormatan.

Bagi masyarakat Dayak Uud Danum, Hopong bukan sekadar seremoni penyambutan. Ritual ini mengandung makna penghormatan, penerimaan, persaudaraan, serta doa keselamatan bagi tamu yang datang ke wilayah mereka. Prosesi tersebut menjadi simbol eratnya hubungan sosial dan penghargaan terhadap sesama yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Yohanes Rumpak mengaku merasa terhormat atas sambutan yang diberikan masyarakat Serawai. Menurutnya, prosesi adat tersebut memiliki nilai yang sangat mendalam dan menjadi bentuk penghargaan yang luar biasa bagi setiap tamu yang datang.

“Acara adat ini sangat sakral bagi tamu dan merupakan bentuk penghormatan kepada tamu yang datang. Sekali lagi kami merasa terhormat, merasa dijunjung tinggi, dan diterima dengan baik di Kecamatan Serawai,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyambutnya dengan penuh ketulusan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya. Semoga Tuhan selalu memberkati seluruh niat dan kerja-kerja kita, terutama untuk mengembangkan Paroki di Kecamatan Serawai. Tuhan Yesus memberkati. Amin,” katanya.

Monfort Cup XII sendiri merupakan agenda tahunan Paroki Santo Monfort Serawai yang bertujuan membina generasi muda melalui kegiatan olahraga. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat Kecamatan Serawai. (PRD)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *