SINTANG – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menghadiri Perayaan Misa Perdana RP Anggelo Seltinus, OFM Cap di Gereja Katolik Ratu Pencinta Damai Stasi Umin Jaya, Paroki Santo Petrus Dedai, Jumat (12/6/2026).
Perayaan ekaristi yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momen penuh sukacita bagi umat Katolik setempat. Misa perdana ini menandai awal pelayanan imamat RP Anggelo Seltinus setelah menerima tahbisan sebagai imam.
Turut hadir dalam perayaan tersebut Uskup Sintang, Samuel Oton Sidin, Mgr. Agustinus Agus, Pr, para imam, biarawan-biarawati, Pastor Kepala Paroki Santo Petrus Dedai RD Leonardus Miau, Camat Dedai, unsur Forkopimcam, Dewan Pastoral Paroki, serta ratusan umat dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Gregorius Herkulanus Bala mengajak umat untuk senantiasa mensyukuri setiap karunia dan panggilan hidup yang diberikan Tuhan. Menurutnya, setiap profesi dan tugas yang dijalani merupakan kesempatan untuk berkarya dan melayani sesama dengan lebih baik.
“Kita harus selalu bersyukur atas karunia yang Tuhan berikan kepada kita. Apa pun profesi dan pekerjaan yang dijalani, kita perlu terus memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat memberikan hasil yang terbaik,” ujar Gregorius.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada RP Anggelo Seltinus yang memilih jalan hidup sebagai imam dan mengabdikan dirinya untuk pelayanan umat.
“Menjadi imam bukanlah pilihan yang mudah. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada Pastor Anggelo yang telah menyerahkan dirinya untuk melayani umat. Kehadiran saya dalam misa perdana ini merupakan bentuk dukungan dan rasa syukur,” katanya.
Bupati Sintang menilai kehadiran imam-imam baru sangat penting dalam mendukung pelayanan rohani, terutama bagi umat yang berada di berbagai wilayah hingga pelosok daerah.

Pada kesempatan tersebut, Gregorius juga mengajak generasi muda Katolik untuk berani membuka diri terhadap panggilan hidup membiara maupun menjadi imam.
“Saya berharap semakin banyak anak muda yang mendengarkan panggilan Tuhan dan berani menjawabnya dengan penuh iman. Gereja membutuhkan generasi penerus yang siap melayani Tuhan dan sesama,” tuturnya.
Kepada RP Anggelo Seltinus, ia berpesan agar senantiasa menjaga kerendahan hati dan kesetiaan dalam menjalankan tugas pelayanan. Sementara kepada umat, ia mengajak untuk terus mendukung karya pastoral imam melalui doa, kebersamaan, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja.
“Seorang imam tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan umat sangat penting agar pelayanan Gereja semakin berkembang dan membawa manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya. (PRD)
