Jumat, 12 Juni 2026
Daerah

Yohanes Rumpak Nahkodai KORMI Sintang, Fokus Kembangkan Olahraga Tradisional dan Rekreasi

SINTANG – Yohanes Rumpak resmi dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sintang masa bakti 2026–2031. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua II KORMI Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Sabnur Murny, di Aula CU Keling Kumang, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, bersama sejumlah pengurus organisasi olahraga masyarakat, tokoh olahraga, dan tamu undangan lainnya.

Terbentuknya kepengurusan KORMI Sintang menjadi momentum baru bagi pengembangan olahraga masyarakat di daerah. Yohanes Rumpak menyebut, kepengurusan yang baru dilantik ini merupakan kepengurusan pertama sejak KORMI hadir di Kabupaten Sintang.

Menurutnya, semangat dari berbagai induk organisasi olahraga masyarakat atau Inorga menjadi dorongan besar untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih aktif dan terbuka bagi masyarakat luas.

“Melihat semangat induk organisasi olahraga atau Inorga yang ada di KORMI Sintang, saya juga jadi semangat. Kemajuan olahraga di Kabupaten Sintang ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita tidak sekedar mengejar prestasi, tetapi Inorga semakin banyak dan mampu berkontribusi,” ujar Yohanes Rumpak.

Ia juga berharap adanya sinergi antara KORMI Sintang dengan pemerintah daerah, khususnya melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Saya mohon ada kerja sama yang kuat dengan tiga dinas yakni Disporapar, Dinkes dan Diknasbud Sintang dalam memajukan KORMI Sintang,” katanya.

Saat ini, kata Yohanes, baru terdapat tujuh cabang olahraga masyarakat yang bergabung dalam KORMI Sintang. Namun ia menargetkan jumlah tersebut terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan.

“Target saya ke depan ada 25 cabang yang bisa bergabung di KORMI Sintang sehingga bisa sama dengan jumlah cabang yang bergabung di KORMI Provinsi Kalbar,” jelasnya.

Selain itu, Yohanes juga ingin mendorong olahraga tradisional agar semakin berkembang dan terorganisir. Beberapa cabang yang disebutnya berpotensi dikembangkan antara lain pangkak gasing, panahan tradisional, hingga sumpit.

“Saya juga menargetkan cabang olahraga tradisional yang selama ini berkembang di tengah masyarakat bisa dibentuk dan bergabung di KORMI Sintang seperti pangkak gasing, panahan, sumpit dan yang lainnya,” tutup Yohanes Rumpak. (PRD)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *