SINTANG – Suasana tenang di kawasan Jalan Bhayangkara, Kabupaten Sintang, mendadak berubah haru pada Minggu pagi, (24/5/2026). Warga menemukan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di depan sebuah ruko kecil dekat Masjid Shiratul Jannah Polres Sintang.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 06.20 WIB. Bayi mungil tersebut ditemukan terbungkus kain bersama sebuah tas kecil. Namun yang paling menyentuh perhatian warga ialah sepucuk surat tulisan tangan yang ditinggalkan bersama sang bayi.
Dalam surat itu, ibu sang bayi memperkenalkan anaknya bernama Rui. Ia memohon agar nama tersebut tetap dipertahankan oleh siapa pun yang nantinya merawat sang anak.
“Hallo Bapak/Ibu, kenalin aku Rui. Ini pemberian nama dari ibu aku, tolong jangan diganti yah. Bapak/Ibu tolong terima aku di keluarga kalian yah,” demikian isi awal surat tersebut.
Tulisan sederhana itu langsung menyentuh hati masyarakat. Sang ibu mengaku berada dalam kondisi sulit setelah ditinggalkan oleh ayah bayi sejak mengetahui kehamilannya. Ia menyebut keputusan meninggalkan anaknya bukan karena tidak memiliki kasih sayang, melainkan karena merasa tidak sanggup memberikan kehidupan yang layak.
“Ibu aku tidak jahat, ibu aku ditinggal ayah aku waktu dia tau kalau ibu aku hamilin aku. Ibu aku titipin aku ke kalian supaya hidup aku terjaga. Ibu aku tidak mampu karena dia hidup sendiri,” tulis surat itu lagi.
Dalam surat tersebut, sang ibu juga meminta agar dirinya tidak dicari maupun identitasnya tidak disebarluaskan di media sosial. Ia khawatir perhatian publik justru membuat keadaan semakin sulit.
“Tolong jangan viralin aku karna aku tidak terlantar. Kasian ibu aku, minta tolong yah. Jangan kasi aku ke orang lain lagi yah,” lanjut isi surat yang membuat banyak warga mengaku terharu.
Di bagian akhir surat, sang ibu menitipkan harapan besar kepada siapa pun yang nantinya merawat Rui. Ia berjanji suatu saat akan tetap memperhatikan kehidupan anaknya ketika kondisinya sudah membaik.
“Tolong jaga anak aku Rui. Ketika aku sudah mampu aku pasti selalu kirim barang untuk Rui. Salam aku, TN,” tulis penutup surat tersebut.
Unggahan terkait penemuan bayi itu pun cepat menyebar di media sosial. Banyak warga mengaku tersentuh dan merasa iba setelah membaca isi surat tersebut. Tidak sedikit yang berharap bayi Rui mendapatkan keluarga yang mampu memberikan kasih sayang dan kehidupan lebih baik.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Polisi telah membawa bayi ke RSUD Ade M Djoen Sintang guna mendapatkan perawatan medis dan memastikan kondisi kesehatannya tetap stabil.
Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas orang tua bayi tersebut serta menelusuri latar belakang kejadian.(PRD)
