SINTANG – Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala dan Florensius Ronny, menghadiri pembukaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) lintas denominasi gereja Kristen yang digelar di GOR Apang Semangai pada Rabu malam, 20 Mei 2026. Kegiatan rohani tersebut dihadiri ribuan jemaat dari berbagai gereja di Kota Sintang serta sejumlah tokoh gereja dan hamba Tuhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Sintang, Kartiyus, bersama para pendeta dan pelayan gereja yang selama ini aktif melayani masyarakat hingga ke wilayah pedalaman.
Dalam sambutannya, Gregorius Herkulanus Bala memberikan penghargaan kepada seluruh panitia dan gereja yang terlibat dalam pelaksanaan KKR berskala besar tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini membutuhkan keberanian, keyakinan, serta semangat kebersamaan.
“Melaksanakan kegiatan sebesar ini tentu tidak mudah. Kalau menunggu semua benar-benar sempurna dan cukup, mungkin kegiatan ini tidak akan pernah terlaksana. Tetapi dengan keberanian dan keyakinan, akhirnya KKR ini bisa diwujudkan,” ujar Bala.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pendeta dan pelayan Tuhan yang terus memberikan pendampingan rohani kepada masyarakat Sintang. Menurutnya, pelayanan gereja memiliki peran besar dalam membangun semangat dan harapan masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan.
“Saya berterima kasih kepada para pendeta dan pelayan gereja yang terus mendampingi masyarakat kami. Banyak warga yang sebelumnya pesimis menjadi lebih kuat dan optimis karena pelayanan yang diberikan,” katanya.
Bala turut menyinggung kondisi infrastruktur di Kabupaten Sintang yang masih menjadi tantangan, terutama bagi pelayanan ke daerah-daerah terpencil. Meski demikian, ia berharap para pelayan gereja tetap semangat menjalankan tugas pelayanan.
“Kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya baik memang menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk menjangkau jemaat di pedalaman. Namun saya berharap para pendeta tetap kuat dan terus hadir melayani masyarakat,” tambahnya.
Mengangkat tema “Bangkit dan Bersinar”, Bala menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan semangat positif, saling membantu, dan menjaga keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Sintang.
“Kita harus terus bangkit dan menjadi terang bagi sesama. Walaupun belum dalam kondisi terbaik, kita tetap harus saling membantu dan menjaga toleransi yang selama ini sudah terpelihara dengan baik di Sintang,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Bala juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan komunikasi demi kemajuan daerah.
“Kalau kita tetap kompak dan berjalan bersama, saya yakin Sintang akan semakin maju dan berkembang,” tutupnya.
